Friday, August 19, 2011

Gone With The Wind


Kesendirian memang membuat seseorang mempunyai lebih banyak waktu untuk merenung. Hal inilah yang saat ini sedang saya alami di pukul 01:27 dinihari. Terlintas kenangan-kenangan indah dengan mantan pacar bertahun-tahun lalu. Tetapi entah mengapa hanya memori usang yang muncul dan berputar-putar di sana. Semakin saya berusaha menggali dan mengingat-ingat kenangan terbaru, 2 tahun lalu, setahun lalu, 10 bulan lalu, ah bayangan kenangan itu justru semakin memudar. Aneh.

Terlalu sibukkah kami di masa-masa akhir hubungan kami sehingga hanya ada sedikit sisa kenangan? Kesibukan memang saya jadikan salah satu alasan ketika memutuskan untuk mengakhiri hubungan tersebut. Yang kemudian diterima olehnya. Namun di saat-saat seperti sekarang, saya dapat lebih jernih berpikir bahwa sebenarnya saya merasa sang mantan terjebak dalam zona nyaman hubungan kami sehingga tidak ada lagi usaha lebih untuk menarik perhatian saya, cenderung acuh dalam hal-hal yang saya lakukan, dan puncaknya ...saya jenuh. Ya, ternyata bukan hanya tanaman, cinta pun perlu dipupuk.

Beberapa waktu belakangan ini saya perhatikan percakapannya dengan seseorang di dunia maya, ternyata ada banyak ungkapan perhatian di sana. Mengingatkan makan, mengingatkan minum obat, menunggui dan menemani hingga larut malam. Ternyata perhatian yang saya kira sudah hilang itu sebenarnya masih ada terdapat pada dirinya. Hanya saja kali ini bukan tertuju untuk saya :)

Awalnya saya tidak dapat menerima kenyataan karena terasa menyakitkan memang. Muncul begitu banyak tanda tanya besar dalam hati saya. 'Kemana sajakah kamu selama ini disaat aku membutuhkan perhatian itu?' 'Waktu itu aku hanya dapat memaklumi keadaanmu, kegiatanmu, ketidakmampuan dan keterbatasanmu, tapi mengapa kali ini ternyata engkau bisa?' Namun seperti halnya saya yang bisa mengalami kejenuhan, mungkin saat itu sebenarnya tanpa disadari dirinya pun merasa jenuh. Oleh sebab itu, saya pun tidak berhak untuk menyalahkan dia.

Saya harap ungkapan perhatian yang saya lihat saat ini sungguh dia dasari dengan perasaan yang tulus. Bukan perhatian sesaat demi mencapai tujuan-tujuan tertentu yang lantas akan dilupakan ketika tujuan tersebut sudah tercapai. Saya harap dia berbahagia. Maafkan ketidakmampuan saya untuk menjadi cinta yang menyempurnakan hidupmu. Thanks for being part of my journey, through that 4 years :)


La revedere~

Thursday, August 18, 2011

A Call From Unknown


Subuh-subuh hari ini dikejutkan dengan bunyi yang kencang dan familiar. Otak yang antara sadar dan tiada karena baru saja terlelap sekitar pk01.00 WIB dini hari, refleks memikirkan dari mana bunyi tersebut berasal. Ah rupanya dering handphone.

Pk 02.56 WIB

Siapa sih yang nelepon jam segini?!

0878-4675-2xxx. Rupanya masih nomor penelepon iseng yang sempat meneror beberapa waktu lalu. Ketika itu sore hari, dan waktu saya angkat teleponnya ia tidak mau bersuara sehingga saya pikir hanya tidak sengaja terhubung. Namun setiap saya matikan, ia menelepon dan menelepon kembali. Mendengarkan saran dari seseorang, saya sms ke nomor tersebut dan menanyakan siapa dia. Walaupun sms tersebut dijawab, tapi nama yang disebutkannya adalah nama seorang pria yang asing dan belum pernah saya kenal sebelumnya. Katanya kangen. Oleh karena itu, saya katakan bahwa saya adalah seorang pria juga dan mungkin nomor yang ia hubungi salah. Setelah itu telepon-telepon tersebut berhenti mengganggu, sampai dengan subuh tadi.

Saya meneruskan tidur saya yang sempat terganggu dering telepon tersebut. Tidak butuh waktu lama untuk terlelap kembali karena saya benar-benar sedang sangat mengantuk. Namun ketika terbangun di pagi hari, saya jadi mem-flashback kejadian subuh tadi.

Jika saya adalah saya yang beberapa tahun yang lalu, mungkin akan penasaran dan gencar mencari tahu, siapa pihak yang iseng melakukan hal ini. Beberapa kawan yang dulu awalnya hanya melakukan sms random bahkan ada yang meminta untuk menjadi adik angkat walaupun belum pernah bertemu muka. Semua itu bermula dari rasa simpati terhadap kisah orang tersebut, empati bahwa saya juga sering memiliki rasa yang sama, kesepian dan bingung tidak tahu kemana saya harus bercerita karena tidak ada yang mengerti.

Namun semakin orang tersebut bergantung kepada saya, puncaknya dia menyatakan cinta walaupun belum pernah bertemu muka dan ia tahu saat itu saya berstatus pacar orang lain karena dari awal saya terang-terangan menyatakan bahwa saya sudah punya pacar. Lagipula meskipun cinta bukan ditentukan oleh fisik, terus terang saya tidak percaya ada seseorang yang bisa jatuh cinta tanpa pernah bertatap muka dan kenal sebelumnya. Pepatah saja dengan gamblang mengakui hal ini, "dari mata turun ke hati". Singkat kata, saya tolak ungkapan cinta tersebut dengan alasan yang jelas, saya sudah punya pacar.

Menurut seseorang, saya telah memberikan harapan palsu kepadanya dan melukai perasaannya. Padahal saya tidak bermaksud seperti itu dan saya selalu jujur, jadi saya tidak terima juga jika dikatakan memberi harapan palsu. Saya murni bersimpati terhadap keadaannya, tapi benarkah hubungan seorang pria dan wanita tidak bisa berlandaskan ketulusan tanpa ada keinginan lebih? Sejak kejadian tersebut, ia tidak lagi mengirimkan sms sekedar untuk bercerita seperti biasanya. Ia menghilang, dan saya pun tidak memiliki keinginan untuk mencarinya. Bukan bermaksud acuh, tapi karena saya tidak ingin melukainya lebih jauh jika benar ia terluka karena saya. Hari ini pun saya masih mengharapkan ia bisa semakin dewasa dan bijaksana dimanapun ia berada, hingga akhirnya dapat menemukan jalan kebahagiaannya :)


La revedere~

Wednesday, August 17, 2011

17.08.2011


Dan di hari yang spesial ini, 17 Agustus 2011, yang secara kebetulan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI yang ke 66, yak akhirnya saya menuliskan sebuah entri baru..

Perasaan yang campur aduk setelah sekian tahun berhenti menulis blog.

Kagok.
Speechless.
Bingung mau nulis apa.
Tapi pasti 1 yang paling.... kangen menulis :)

Waktu berlalu dengan cepat, banyak hal terlewat dari kurun saya buat blog ini - vakum - sampai akhirnya tiba hari ini di mana saya menulis kembali.

Dari yang tadinya mahasiswi, sekarang udah lulus kuliah.
Dari yang tadinya baru aktif2nya organisasi, sekarang udah memfosil.
Dari yang tadinya masih pedekate, sekarang udah putus.
Dari yang tadinya ....., sekarang ...... (masih banyak lah)

Well, saya terinspirasi menulis lagi karena baru saja iseng-iseng mampir dan ngintip blog teman2 senior yang (dulunya) hobby posting di blog mereka, dan saya menemukan..... rata2 semua postingan mereka sudah terhenti sejak tahun 2009, bahkan ada beberapa blog yang sudah tidak dapat diakses lagi seiring dengan di-reset-nya account Friendster. Entah mungkin terbentur segala kesibukan dan aktivitas pasca bekerja, kurangnya peminat blogging, atau menemukan hobby baru yang lebih menarik, hanya mereka yang tahu jawabnya :D

Untuk menutup entri 'pembukaan kembali' kali ini, tidak lupa saya ingin mengucapkan
`````HAPPY BIRTHDAY dear my beloved country, Indonesia..`````
Dengan segala kebaikan dan keburukanmu, I'm still loving you and proud to be Indonesian =)


La revedere~

Tuesday, August 08, 2006

Ni Haooooo... ^^

Yakkkk... inilah postingan pertama saya di blog yg baru...
Padahal blog yg lama uda ga keurus gitu.. wkwkwkwk..
Habis, sbnrnya males c ngurusin blog.., sering ditelantarkan...
Lebih suka nulis cara tradisional c.. Lol...
Tapi, tiba2 jadi kepingin bikin blog baru aja...
Semoga kali ini saya rajin mengupdate blog, hehehe...
Sekali lagi... ni haoooooooo... ^^"